Desain eksteriornya sangat sederhana, konstruksi maupun material yang dipakai bersifat tradisional, seperti penutup atap menggunakan jerami dan konstruksi atap tali yang terbuat dari anyaman akar pohon. Kolom menggunakan material dari batang pohon yang masih utuh, diameter disesuaikan dengan kebutuhan dan finishingnya tidak menggunakan cat agar terlihat lebih alami. Sedangkan dinding menggunakan bahan dari kertas shoji.
Arsip untuk ‘Arsitektur’ Kategori
Eksterior Arsitektur Jepang Periode Nara (552-794)
Ditulis oleh putijasmien di/pada 12 Agustus 2007
Ditulis dalam blog Ruang Arsitektur | Leave a Comment »
PERKEMBANGAN DESAIN EKSTERIOR ARSITEKTUR JEPANG
Ditulis oleh putijasmien di/pada 12 Agustus 2007
Kepulauan Jepang mulai dihuni pada periode Paleolithic, ada juga yang menyebutkan mulai dari periode Neolithic, kurang lebih 10.000 SM dan merupakan kebudayaan barang pecah belah dari tanah liat pertama di dunia. Pada awal periode Neolithic, daerah/lahan muncul di daratan-daratan yang rata. Pada pertengahan periode Neolithic, desa-desa terdiri dari ‘pit dwellings’ dengan tiang-tiang penyangga atap yang terbuat dari ranting-ranting, kemudian berkembang, dan masyarakatnya bermata pencaharian berburu.
…Selengkapnya…
…Selengkapnya…
Ditulis dalam blog Ruang Arsitektur | Leave a Comment »
ARSITEKTUR JEPANG
Ditulis oleh putijasmien di/pada 12 Agustus 2007
Jepang dengan segala kemajuan yang dicapainya tetap memberikan penghormatan terhadap leluhurnya. Hal ini tercermin dari beberapa arsitektur Jepang yang bisa selaras serta berdampingan dengan kemajuan yang dicapai. Iklim empat musim dan kondisi geografis Jepang yang terbatas menjadi dasar terciptanya bangunan yang tahan cuaca, gempa, dan multiguna. Arsitektur Jepang senantiasa terus mengeksploitasi pembaharuan yang berpacu dengan teknologi, tekanan alam, dan kondisi geografis, namun secara bijaksana mampu berdampingan dan selaras dengan tradisi.
Ditulis dalam blog Ruang Arsitektur | Leave a Comment »
Yuyuan, Taman Masa Lalu Shanghai
Ditulis oleh putijasmien di/pada 12 Agustus 2007
Shanghai – Shanghai punya keragaman panorama yang elok. Di pusat kota kita bisa menjumpai kehidupan moderen yang bersisian dengan kentalnya warisan masa lalu. Di tengah-tengah bangunan moderen yang banyak menjulang di Shanghai, kita masih bisa menemukan sebuah taman masa lalu, Yuyuan Garden (baca:Yuyuen Garden). Yuyuan adalah sebuah taman kuno yang berdiri di lahan seluas 20.000 meter persegi. Arsitektur bangunannya bernuansa oriental, dengan bentuk atap yang melengkung ke atas membentuk sudut runcing, serta didominasi warna merah dan emas.
… Selengkapnya..
… Selengkapnya..
Ditulis dalam blog Ruang Arsitektur | Leave a Comment »
